Beras Analog


Beras adalah bahan pokok makanan orang Indonesia, kebanyakan terutama yang berada di Pulau Jawa. Ada yang bilang jika belum makan nasi yang terbuat dari beras dianggap belum makan. Namun pada bulan Mei 2015, Indonesia dikejutkan dengan adanya beras plastik yang masuk ke pasar. Hal ini tentu saja meresahkan masyarakat dan menimbulkan imbas yang sangat luas.

Harga beras menjadi mahal, banyak warung makan yang sepi. Apalagi para penjual bubur ayam juga omzetnya menurun karena adanya berita tentang beras plastik. Dalam peredaran beras plastik ini menjadi banyak yang menduga-duga apa motif dibalik beredarnya beras plastik. Padahal bahan baku plastik lebih mahal dibanding bahan baku beras aslinya.

Jika dilihat dari sisi ekonomi, maka beras plastik tidaklah mungkin utuk mengejar keuntungan. Apakah beras plastik ini hanya iseng atau mempermainkan keamanan bahan pangan Indonesia? dimana tingkat keamanan masalah pangan di Indonesia yang masih lemah dan bisa kecolongan dengan adanya peredaran beras plastik di masyarakat, hingga beritanya mampu bertahan berminggu-minggu di televisi.

Di tengah-tengah beredarnya isu beras plastik, ada penemuan dari IPB yang patut diapresiasi. Penemuan tersebut adalah beras analog yang dibuat dari jagung, bentuknya lebih lonjong dan warnanya lebih agak ke kuning-kuningan atau pucat. Beras analog ini diharapkan mampu mengubah pola pikirt masyarakat bahwa sumber karbohidrat tidak hanya nasi.

Akan tetapi bisa juga bisa didapatkan dari sumber lainnya, sebagai contohnya jagiung dan sorgum. Dengan munculnya beras ini bisa dijadikan pengganti beras yang biasa digunakan dalam sehari-hari. Untuk sementara harganya masih dikisaran 20 ribu per kilogram karena jumlah produksinya masih sedikit. Akan tetapi bila diproduksi masal, tentu saja harganya akan menjadi lebih murah.

Keunggulan beras analog :

  1. Kadar glukosa rendah, cocok untuk orang yang kena penyakit gula
  2. Kandungan vitamin bisa dimodifikasi sesuai dengan keinginan
  3. Waktu yang dibutuihkan untuk memasak beras ini cukup 5-10 menit, cocok bagi para ibu rumah tangga yang ingin menyiapkan sarapan untuk keluarganya.
  4. Bisa di seduh dengan air panas, seperti mie instan

Nah itulah sekilas mengenai beras plastik dan beras analog, semoga bisa menginpirasi anda untuk beralih menggunakan beras analog. Agar tidak tergantung dengan nasi yang terbuat dari beras yang biasa anda konsumsi sehari-hari. Anda juga mengkonsumsi umbi-umbian yang direbus atau diolah menjadi makanan menarik lainnya untuk mengganti beras. Ingat, sumber karbohidrat tidak hanya beras.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s