Perbekalan Muslim Sehari-hari


oleh Devi Eka Purwanti pada 16 April 2012 pukul 5:57 ·

Haruskah Generasi Kembali Berulang? Pertanyaan ini sengaja kami angkat ke hadapan Anda sekalian dengan tulus dan cinta karena Allah Subhanahu wa Ta’ala, supaya kita bisa mengambil manfaat dan faidah yang banyak darinya, di samping itu sebagai bahan kajian untuk diri kita, sudah sejauh mana dan ada di mana posisinya selama ini.

  1. Apakah Anda selalu shalat fajar berjamaah di masjid setiap hari?
  2. Apakah Anda selalu menjaga shalat yang lima waktu di masjid1?
  3. Apakah Anda hari ini membaca Al Quran?
  4. Apakah Anda rutin membaca dzikir setelah selesai melaksanakan shalat wajib?
  5. Apakah Anda selalu menjaga shalat sunnah rawatib sebelum dan sesudah shalat wajib?
  6. Apakah Anda (hari ini) khusyu dalam shalat, menghayati apa yang Anda baca?
  7. Apakah Anda (hari ini) mengingat mati dan kubur?
  8. Apakah Anda (hari ini) mengingat hari kiamat, segala peristiwa dan kedahsyatannya?
  9. Apakah Anda telah memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala sebanyak tiga kali, agar memasukkan Anda ke dalam surga? Maka sesungguhnya barang siapa yang berbuat demikian, surga berkata,”Wahai Allah Subhanahu wa Ta’ala masukkanlah dia ke dalam surga”.
  10. Apakah Anda telah meminta perlindungan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar diselamatkan dari api neraka sebanyak tiga kali? Maka sesungguhnya barang siapa berbuat demikian, neraka berkata,”Wahai Allah, peliharalah dia dari api neraka”. (Berdasarkan hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam yang artinya:”Barang siapa yang memohon surga kepada Allah sebanyak tiga kali, surga berkata,’Wahai Allah masukkanlah ia ke dalam surga’ dan barang siapa yang meminta perlindungan kepada Allah agar menyelamatkan dari api neraka sebanyak tiga kali, maka neraka berkata,’Wahai Allah selamatkanlah ia dari api neraka’”.(HR Tirmidzi dan dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Al Jami no. 911 jilid 6))
  11. Apakah Anda (hari ini) membaca hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam?
  12. Apakah Anda pernah berpikir untuk menjauhi teman-teman yang tidak baik?
  13. Apakah Anda telah berusaha untuk menghindari banyak tertawa dan bergurau?
  14. Apakah Anda (hari ini) menangis karena takut kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala?
  15. Apakah Anda selalu membaca dzikir pagi dan sore?
  16. Apakah Anda (hari ini) telah memohon ampunan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala atas dosa (yang engkau perbuat)?
  17. Apakah Anda telah memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan benar untuk mati syahid? karena sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda yang artinya: “Barangsiapa yang memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan benar untuk mati syahid, maka allah Subhanahu wa Ta’ala akan memberikan kedudukan sebagai syuhada meskipun ia mati di atas tempat tidur”. (HR Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Majah)
  18. Apakah Anda telah berdoa kepada allah Subhanahu wa Ta’ala agar Dia menetapkan hati Anda atas agama-Nya?
  19. Apakah Anda telah mengambil kesempatan untuk berdo’a kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala di waktu-waktu yang mustajab?
  20. Apakah Anda telah membeli buku-buku agama Islam untuk memahami agama? (Tentu dengan memilih buku-buku yang sesuai dengan pemahaman yang dipahami oleh para shahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam karena banyak buku-buku Islam yang tersebar di pasaran justru merusak pemahaman Islam yang benar)
  21. Apakah Anda telah memintakan ampunan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala  untuk saudara-saudara mukminin dan mukminah? karena setiap mendo’akan mereka Anda akan mendapat kebajikan pula.
  22. Apakah Anda telah memuji Allah Subhanahu wa Ta’ala (dan bersyukur kepada-Nya) atas nikmat Islam?
  23. Apakah Anda telah memuji Allah Subhanahu wa Ta’ala atas nikamat mata, telinga, hati, dan segala nikmat lainnya?
  24. Apakah Anda hari-hari ini telah bersedekah kepada fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkannya?
  25. Apakah Anda dapat menahan marah yang disebabkan urusan pribadi dan berusaha untuk marah karena Allah Subhanahu wa ta’ala saja?
  26. Apakah Anda telah menjauhi sikap sombong dan membanggakan diri sendiri?
  27. Apakah Anda telah mengunjungi saudara seagama (silaturrahim), ikhlas karena Allah Subhanahu wa Ta’ala?
  28. Apakah Anda telah mendakwahi keluarga, saudara-saudara, tetangga, dan siapa saja yang ada hubungannya dengan diri Anda?
  29. Apakah Anda termasuk orang yang berbakti kepada orang tua?
  30. Apakah Anda mengucapkan “innaa lillaahi wa innaa ilaihi rooji’uun” jika anda mendapat musibah?
  31. Apakah anda hari ini membaca do’a ini : “Allohumma innii a’uudzubika an usyrika bika wa anaa a’lamu wa astaghfiruka limaa laa a’lamu.” (Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari menyekutukan Engkau sedangkan aku mengetahui dan aku memohon ampun kepada-Mu terhadap apa-apa yang tidak aku ketahui). Barang siapa yang mengucapkan demikian, Allah subhanahu wa ta’ala akan menghilangkan darinya syirik besar dan syirik kecil. (Shahih Al Jami’ no.3625)
  32. Apakah Anda berbuat baik kepada tetangga?
  33. Apakah Anda telah membersihkan hati dari sombong, riya, hasad, dan dengki?
  34. Apakah Anda telah membersihkan lisan dari dusta, mengumpat, mengadu domba, berdebat kusir, dan berbuat serta berkata-kata yang tidak ada manfaatnya?
  35. Apakah Anda takut kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam hal penghasilan, makanan dan minuman serta pakaian?
  36. Apakah Anda selalu bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan taubat yang sebenar-benarnya di segala waktu atas segala dosa dan kesalahan?

Saudaraku…

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di atas dengan perbuatan, agar kita menjadi orang yang beruntung di dunia dan akhirat, insya Allah.

Notes:

1 Shalat seorang wanita di rumahnya lebih afdhal daripada shalatnya di masjid karena yang terbaik bagi seorang wanita adalah berdiam dalam rumahnya. Diriwayatkan dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda: “Sebaik-baik tempat shalat bagi kaum wanita adalah di dalam ruangan rumahnya.” (Diriwayatkan oleh Ahmad dan Ibnu Khuzaimah juz 3/hal 92 no. 1683, dan Al Hakim. Ia berkata, “Shahih sanadnya” hal 209 dalam kitab Ash Shalat)

Maroji:

Zaad Al-Muslim Al Yaumi dari hal 51-55, bab Hayatu Yaumi Islami

Diambil dari kitab Al Wabil Ash Shoyyib oleh Imam Ibnul Qoyyim Al Jauziyah rahimahullah

Al Mar’atu fii Ramadhan, Muhammad bin Rasyid Al Ghafiili

sumber : Devi Eka Purwanti Dari selebarannya Uji Rahayu 7 taunan lalu ^.^ 16 April pukul 6:01

(maybe 2005 comen by rodin)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s